Friday, October 7, 2022
I really miss how..
Friday, September 23, 2022
11:11
"aku ngerasa berjuang sendirian, dia ga ngelakuin effort lebih"
"aku ngerasa disini aku udah ngelakuin yang terbaik, tapi dia sama sekali ga appreciate"
Hari itu, hari yang sama waktu yang sama dimana aku ingin memberikan kabar baik sekaligus kabar bahagia sedangkan kamu memberikan kabar yang sama sekali aku gamau dengar. dengan rasa bangga dan santai kamu menceritakan semua yang sudah kamu lalui.
Kesempatan? tidak ada kesempatan untukku saat itu. memang secara hakikat perempuan lebih kuat dalam hal menunggu. 12 bulan dalam setahun dibulan 11 kita pertama bersua. Yaa sekitar beberapa bulan dari yang kamu janjikan akhirnya kita bisa berbincang langsung. Dan aku saat itu tidak mempermasalahkan. Apa aku pernah berlari? apa aku pernah mengeluh saat kamu ada masalah? dari satu hal yang kamu janjikan ternyata tidak sesuai
Sama halnya denganku, kita memang bisa berencana dan itu hal yang bisa kita kendalikan. Sedangkan ketidaksesuain dan faktor-faktor lain itu hal yang tidak bisa kita kendalikan. emosi yang keluar ternyata emosi negatif padahal kita bisa menginterpretasi hal itu dengan hal-hal positif, semisal
"mungkin ini ujian kesabaranku"
"mungkin ini tantangan dari hubungan LDR"
"gapapa harus kuat, sebentar lagi bertemu"
Iya tau bilangnya mudah, tapi ngelakuinnya kadang susah, rumit.
"kamu ga ngasih kesempatan aku buat kesana? aku mau kita ngobrol langsung empat mata" dengan mudahnya kamu jawab "gausah, gapapa mending uangnya pake buat kebutuhan kamu saja" harus kamu tau sudah cukup biaya untuk pergi kesana bahkan lebih. rencanamu terlaksana dibulan 11 dan rencanaku tidak terlaksana untuk tanggal 11. Secara hakikat aku memang kuat dalam hal setia dan menunggu.
Sunday, September 18, 2022
Thank You For Being Here
Bertamu
Kita tidak pernah mengerti bagaimana cara kerja alam semesta dalam mempertemukan manusia satu dengan manusia lainnya. Pada beberapa kesempatan dalam suatu perjalanan, garis kehidupanmu akan bersinggungan dengan garis kehidupan seseorang, dan jadilah sebuah titik temu.
Kamu tak pernah benar-benar tau kapan, siapa, dimana, mengapa, dan untuk apa mereka datang pada kehidupan kita. Janganlah menyesal atas mengenal siapapun dalam hidupmu. Tiga hal yang perlu diingat:
Orang-orang yang tidak baik, akan memberikanmu pengalaman
Adapun orang-orang jahat, akan memberikanmu pelajaran
Tanpa ada rasa dendam, apa yang ingin kamu utarakan kepada meraka yang pernah singgah, namun hanya sementara?
Si Pandai Pura-Pura
Tuesday, August 30, 2022
Suatu Saat Nanti
Gapapa, duluan aja
Pesan Untukmu
Friday, July 1, 2022
Egois
Boleh saya tidak peduli tentang perasaan siapapun kecuali saya?
Boleh saya menuntut hak yang tak pernah terjabarkan?
Boleh saya jadi pilihan utama dalam segala hal?
Boleh saya menuntut waktu sebentar?
Boleh saya mengontrol emosi untuk diri saya sendiri?
Yaa begitulah.. dipersulit pemikirannya sendiri
Biarkan dia dengan ruangnya
Biarkan dia dengan pemikirannya
Biarkan dia dengan caranya.
Complaining
Monday, February 28, 2022
"Pandangan seksis"
Sunday, October 10, 2021
What is your “Ikigai”?
Friday, April 9, 2021
Akhirnya
Malam itu, pertama kali kita saling menatap
Bercengkrama di sebuah kedai kopi yang tak begitu ramai.
Seakan hanya kita berdua saja yang boleh duduk disana, orang lain tidak boleh.
Tiba-tiba, jantung berdetak begitu cepat
Tangan begitu dingin, ketika kamu melempar senyuman dan memulai obrolan di waktu itu.
"Kita sudah lama tidak bersua, ya. Terakhir saat awal-awal kuliah, itu pun hanya sekedar saling menyapa" katanya.
"Iya sudah lama juga ya hehe" jawabku sedikit gugup
Ketika suasana menjadi hening, sedikit ada rasa canggung diantara kita.
Kita saling melempar senyum namun tak pernah berkata.
Saat berbicara, aku tidak sanggup menatap kedua matanya.
Tapi, tiba-tiba seakan ada yang terus membisikanku.
"Ayolah tatap matanya, kapan lagi kamu bisa melihat salah satu karya terbaik Sang Pencipta tepat berada di depan kamu, Nis".
Akhirnya, aku berani menatap kedua matanya, dan memang benar mengagumi mu adalah sebuah anugerah yang Tuhan berikan.
Mengagumi dalam diam, diam dalam harapan.
Meski jarak dan waktu pernah memisahkan, tapi perasaan ini tidak berubah masih tetap sama.
Mungkin, kita sama-sama tau. Tapi tidak ada yang berani untuk memulai.
Beberapa hal memang lebih baik tetap berada di fase untuk sekedar dikagumi, bukan untuk dimiliki.
Pada akhirnya, aku hanya bisa bersembunyi sambil mengagumi.
Sampai bertemu di titik terbaik menurut takdir, ya.




.jpeg)





